BERITA TERKINI POSPEDASU 2010 SELASA 4 MEI
oleh Arwandi Harahap pada 05 Mei 2010 jam 0:54
Iqbal, hasil yang kurang bersih menyebabkannya harus puas mendapatkan perunggu.
Putri, kaedah tulisannya masih kurang pas.
Pandan, RDP : Medan kembali menuai hasil memuaskan dalam Pospedasu 2010. Rabu (4/5), cabang seni berhasil mempersembahkan 4 medali emas dan dua medali perunggu.
Annisa Nur Izzati, keseriusannya mengantarkannya ke Posenas Surabaya.
Qodri, ulangi sukses di Pospedasu 2008
Seperti yang diperkirakan, Medan masih terlalu sulit dikalahkan dalam bidang seni. Dari seni kolase, Saidul Qodri (pa) dan Annisa Nur Izzati (pi) berhasil mempersembahkan dua medali emas. Sedangkan dua emas lagi diraih oleh Jalaluddin Sayuti (pa) dan Kinanti Widya Sari (pi) dalam seni kontemporer.
Namun, hasil serupa gagal diikuti peserta dari seni kaligrafi murni. Menurunkan Iqbal (pa) dan Putri Rizki (pi), kedua pemain harus puas mendapatkan perunggu. menurut hasil penilaian, Medan menang dari segi hiasan. Akan tetapi, kaedah tulisan yang kurang tepat membuat nilai mereka berkurang.
Kinanti, karyanya masih sulit untuk ditandingi.
Jalaluddin Sayuti, kemampuannya sempat diragukan.
__________________________________________________________________________________________________________
CATUR TAMBAH 3 EMAS
Pandan, RDP : Atlit catur menunjukan peningkatan luar biasa dalam Pospedasu kali ini. Gagal dalam Pospedasu III di Madina, Sirojul cs tak ingin mengulangi hal serupa. Tidak tanggung-tanggung. 3 emas langsung dibawa pulang.
Dari nomor individual, Komia dan Adik Sello berhasil menyumbangkan dua medali emas. Sedangkan Sirojul gagal merebut satu medali pun setelah dikalahkan pecatur dari Deli Serdang.
Satu emas lagi dipersembahkan dari nomor beregu. Trio maut Sirojul, Komia dan Adik Sello masih sulit untuk dikalahkan pecatur lainnya. Nilai akhir 4 MP membuat nama Medan kembali diunggulkan untuk kembali menjadi juarai umum. RDP Doc.
____________________________________________________________________________________________________________
MEDAN KEMBALI BERJAYA
Pandan, RDP : Tim takraw Medan akhirnya keluar sebagai juara di nomor double event setelah mengalahkan Deli Serdang melalui rubber set 2-1. Di semifinal sebelumnya, Medan berhasil mengalahkan Tanjung Balai 2-1.
Reuni yang kedua setelah babak penyisihan membuat kedua tim mengetahui sedikit kekuatan dan kelemahan lawan. Tampil ngotot untuk menang, Medan berhasil menguasai set pertama, 21-19.
Di set kedua, Deli Serdang bangkit dari kekalahannya. Saat itu juga konsentrasi duet Rico-Hasrianto mulai goyah. Hal ini langsung dimanfaatkan lawan. Medan pun menyerah 16-21.
Saat jeda berlangsung, Ust. Junaidi yang datang melihat permainan anak-anak takraw turut memberi support kepada mereka. Hasilnya, Medan brhasil unggul 11-6. namun, hasil itu tak berlangsung lama. Deli Serdang berhasil menyamakan kedudukan 11-11.
Saat itulah permainan khas Rico muncul. Dengan tenang, Medan kembali menguasai permainan. Saat skor 14-11 untuk Medan, suporter Medan kembali meneriakkan dukungan keras untuk tim kesayangan mereka. Akhirnya, Medan menang dengan skor 15-11.
Saking gembiranya, para suporter serta official Medan berlari ke lapangan untuk merayakan kemenangan. Bahkan, Ust. Junaidi melakukan salto di tengah lapangan. Atas hasil ini, Medan kembali meraih 1 emas. RDP Doc.
_____________________________________________________________________________________________________________

PUISI HANYA 2 PERAK
Pandan, RDP : Cabang puisi gagal memberikan hasil terbaik buat Medan. Tampil di gedung MUI, Medan hanya meraih 2 medali perak dari cabang puitisasi isi kandungan Al-Qur’an. Kedua medali tersebut dipersembahkan oleh Nazlan Hafizh (pa) dan Kamalia (pi).

Dari cabang cipta puisi, Thaiburrifqi (pa) gagal mempersembahkan medali untuk Medan. Hasil serupa juga dialami oleh Hilmi (pi). Saat ditanyakan ke dewan juri tentang kekurangan Medan, mereka menjawab bahwa kekurangan Medan terdapat di penguasaan panggung. Sedangkan vokal, menurut dewan juri sangat bagus. Hasil ini gagal mengulangi sukses di Pospedasu 2008 yang saat itu Medan berhasil meraih 2 medali emas di cabang ini. RDP Doc.
____________________________________________________________________________________________________________VOLLY HABIS
Pandan, RDP : Harapan tim volley putra Medan untuk melaju ke semifinal pupus. Di pertandingan terakhir melawan Paluta, Medan menyerah tiga set langsung.
Sebelumnya, Medan telah mengalami dua kekalahan beruntun dari tuan rumah Tapanuli Tengah dan Langkat. Kehadiran Ust. Junaidi untuk mensupport anak-anak Medan ternyata belum cukup untuk menambah rasa percaya diri atlit volley. Harapan tinggal ditujukan kepada atlit volley putri yang berhasil melaju ke semifinal. RDP Doc.
_____________________________________________________________________________________________________________

PUTRI EMAS, PUTRA PERAK
Pandan, RDP : Pundi-pundi emas Medan kembali bertambah. Kali ini giliran senam santri putri yang menyumbangkan medali emas. Tim senam santri yang dipimpin oleh Izza Saumi tersebut berhasil mengalahkan Sergai dan Nias. Dalam pertandingan ini, tim senam putri Deli Serdang didiskualifikasi karena berada di luar batas yang telah ditentukan saat bermain.


Namun, hasil ini gagal diikuti oleh tim senam putra yang harus puas dengan medali perak. Sedangkan emas berhasil direbut oleh Deli Serdang. Akan tetapi, kekalahan putra Medan masih pro kontra. Dan menurut salah seorang atlit, kasus ini masih akan diusut lebih lanjut. RDP Doc.
_____________________________________________________________________________________________________________
Saat itulah permainan khas Rico muncul. Dengan tenang, Medan kembali menguasai permainan. Saat skor 14-11 untuk Medan, suporter Medan kembali meneriakkan dukungan keras untuk tim kesayangan mereka. Akhirnya, Medan menang dengan skor 15-11.
Saking gembiranya, para suporter serta official Medan berlari ke lapangan untuk merayakan kemenangan. Bahkan, Ust. Junaidi melakukan salto di tengah lapangan. Atas hasil ini, Medan kembali meraih 1 emas. RDP Doc.
_____________________________________________________________________________________________________________
Nazlan Hafizh, hanya mampu raih perak.
Kamalia, awal yang bagus untuk menjadi seorang puitisi meski hanya mendapatkan perak.
Pandan, RDP : Cabang puisi gagal memberikan hasil terbaik buat Medan. Tampil di gedung MUI, Medan hanya meraih 2 medali perak dari cabang puitisasi isi kandungan Al-Qur’an. Kedua medali tersebut dipersembahkan oleh Nazlan Hafizh (pa) dan Kamalia (pi).
Peserta Lomba cipta dan baca puisi berpose bersama Ush. Fitri (pembimbing).
Dari cabang cipta puisi, Thaiburrifqi (pa) gagal mempersembahkan medali untuk Medan. Hasil serupa juga dialami oleh Hilmi (pi). Saat ditanyakan ke dewan juri tentang kekurangan Medan, mereka menjawab bahwa kekurangan Medan terdapat di penguasaan panggung. Sedangkan vokal, menurut dewan juri sangat bagus. Hasil ini gagal mengulangi sukses di Pospedasu 2008 yang saat itu Medan berhasil meraih 2 medali emas di cabang ini. RDP Doc.
____________________________________________________________________________________________________________VOLLY HABIS
Pandan, RDP : Harapan tim volley putra Medan untuk melaju ke semifinal pupus. Di pertandingan terakhir melawan Paluta, Medan menyerah tiga set langsung.
Sebelumnya, Medan telah mengalami dua kekalahan beruntun dari tuan rumah Tapanuli Tengah dan Langkat. Kehadiran Ust. Junaidi untuk mensupport anak-anak Medan ternyata belum cukup untuk menambah rasa percaya diri atlit volley. Harapan tinggal ditujukan kepada atlit volley putri yang berhasil melaju ke semifinal. RDP Doc.
_____________________________________________________________________________________________________________
putra Medan gagal mengikuti jejak putri Medan.
raih perak, putri Medan ke Surabaya.
Pandan, RDP : Pundi-pundi emas Medan kembali bertambah. Kali ini giliran senam santri putri yang menyumbangkan medali emas. Tim senam santri yang dipimpin oleh Izza Saumi tersebut berhasil mengalahkan Sergai dan Nias. Dalam pertandingan ini, tim senam putri Deli Serdang didiskualifikasi karena berada di luar batas yang telah ditentukan saat bermain.
Tim Senam Putra Medan.
Tim Senam Putri Medan.
Namun, hasil ini gagal diikuti oleh tim senam putra yang harus puas dengan medali perak. Sedangkan emas berhasil direbut oleh Deli Serdang. Akan tetapi, kekalahan putra Medan masih pro kontra. Dan menurut salah seorang atlit, kasus ini masih akan diusut lebih lanjut. RDP Doc.
_____________________________________________________________________________________________________________
MEDAN KE SEMIFINAL
Pandan, RDP : Medan memastikan satu tiket di semifinal sepakbola, kendati dikalahkan Padang Lawas Utara 1-2.
Pertandingan yang sebenarnya tinggal menentukan juara grup ini tidak terlalu dianggap serius oleh Medan. Pelatih lebih banyak mengistirahatkan sebagian pilar utamanya untuk menghadapi semifinal nanti. Hal ini menyebabkan kurangnya penyerangan yang dilakukan Medan. Bagi Paluta, kemenangan ini mengantarkan mereka sebagai juara grup A dengan nilai 9. Medan menyusul di posisi runner up dengan nilai 6. RDP Doc.
Pandan, RDP : Medan memastikan satu tiket di semifinal sepakbola, kendati dikalahkan Padang Lawas Utara 1-2.
Pertandingan yang sebenarnya tinggal menentukan juara grup ini tidak terlalu dianggap serius oleh Medan. Pelatih lebih banyak mengistirahatkan sebagian pilar utamanya untuk menghadapi semifinal nanti. Hal ini menyebabkan kurangnya penyerangan yang dilakukan Medan. Bagi Paluta, kemenangan ini mengantarkan mereka sebagai juara grup A dengan nilai 9. Medan menyusul di posisi runner up dengan nilai 6. RDP Doc.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar