Kamis, 16 Juni 2011

 OBAT PENYAKIT
oleh: Saipul Arifin Surbakti


JAWAB PERTANYAAN

oleh Al-I'timadu 'Alannafsi pada 16 Juni 2011 jam 7:52




Hidup adalah amanah yang mesti di jaga,tidak akan indah sebuah kehidupan tanpa rasa syukur kita pada-NYA.Kita boleh merencanakan tapi DIA lah penentu dari sgala rencana itu,terkadang kita berpaling dari semua ini dengan menyanjung makhluk yg telah membantu kita,padahal itu semua DIA lah yang menggerak khan.Kita terkadang takut akan penguasa sementara tapi kita tidak pernah takut pada penguasa ABADI,kita malu buat kesalahan dpn makhluk,tapi mengapa kita tidak pernah malu pada ALLAH..?

Tidak ingat kah kita akan musibah menimpa hamba sebelum kita?

kurang kah gambaran musibah tersebut pada kita?

Pernah anda melihat orang KRISTEN meminta sumbangan untuk pembangunan GEREJA?

apakah tidak ada rasa persatuan kita untuk AGAMA yang MUALIA ini,ingat lah Hadits RASUL SAW
MUSLIM BAGAI KAN GEDUNG YANG SALING MEMBANTU,tapi itu semua tidak tercermin pada kita,koruptor kebanyakan orang kita.Koruptor takut akan hukum negara tapi mereka tidak pernah takut akan HUKUM ALLAH.
ingat lah sa'at DIA mengatakan KUN maka jadilah,apa yang dia kehendaki akan terjadi.
tidak malu kah kita dengan umat laen yang mana mereka lebih ta'at pada TUHANnya dan lebih CERDAS dari kita...?

lihatlah ISLAM pada masa sekarang dan masa KHILAFAH,siapa yang lebih berkuasa akan DUNIA?
Lihat lah AL-FATIH yang menakhluk khan KONTONTINIA(SPANYOL),IBN SINA seorang DOKTER muda,dan para sahabat laen nya.Tapi sekarang semua ilmuan adalah KRISTEN dan YAHUDI................
Dari sekarang mari lah kita berbenah kembali era keISLAMAN di BUMI ALLAH........
MARI KITA BERCERMIN PADA DIRI KITA SENDIRI.

resapilah...

oleh Sabrina Amalia pada 13 Juni 2011 jam 23:34  























KetiKa waJah ini peNat pikiRkan duNia, maka berwudhulah......
 

KetiKa taNGan ini letiH gaPai cita- cita, maka BeRtaKbiRlaH......

Ketika pundak ini TaK kuAsa memikuL aManaH, maka BersujudLah iKhLaskan seMua anD mEnDekaTLah paDa Allah SWT.....

AgaR tUnduK di Saat yG LaiN aNgKuh....
AgaR teGuh di Saat Yg LaiN Runtuh....
AGar Tegar di SaaT YG Lain TerlemPar...
    

Rabu, 15 Juni 2011

Dokumetasi Berita Pospedasu Pandan, 2010 (Edisi 8/ Terakhir)




BERITA KHUSUS POSPEDASU 2010 JUM'AT 7 MEI

oleh Arwandi Harahap pada 07 Mei 2010 jam 0:23





GOOD BYE POSPEDASU 2010
Pandan, RDP : Wakil Bupati Tapanuli Tengah, H M Armand Efendi Pohan selaku ketua panitia penyelenggaraan Pospedasu 2010 secara resmi menutup Pospedasu 2010 jum’at (7/5).

Acara pentupan ini juga diwarnai dengan pembagian medali u8ntuk cabang sepakbola. Padang Lawas Utara akhirnya meraih emas setelah mengalahkan Sergai d final. Sedangkan Medan hanya mampu meraih perunggu.

Dalam Pospedasu tahun ini, Medan berhasil keluar sebagai juara umum dengan perolehan medali 21 emas, 13 perak, dan 7 perunggu. Hasil ini juga memperbaiki jumlah medali emas di Pospedasu 2008 yang saat itu Medan hanya meraih 11 medali emas. Perolehan medali emas seakan-akan menunjukkan kedigdayaan kontingen Medan dalam pagelaran Pospedasu kali ini. Pasalnya, Deli Serdang yang berada di peringkat kedua hanya meraih 13 emas. Bisa dibayangkan selisih emas mereka dengan Medan.

Meskipun juara umum, kontingen Medan sedikit kecewa dengan kegagalan meraih medali emas pada cabang sepakbola. Padahal, cabang ini merupakan cabang terfavorit di kalangan santri. Bahkan, kegagalan sepakbola melanjutkan masa kelam Medan yang belum pernah sekalipun meraih medali emas di cabang sepakbola dalam ajang Pospedasu.
Menatap Pospenas, belum ada kepastian yang jelas. Namun, menurut berita yang didapatkan kru RDP, Pospenas 2010 akan dilaksanakan pada tanggal 6 Juni di Surabaya. Sementara Training Centre (TC) akan dimulai pada tanggal 25 Mei. Kapanpun Pospenas diadakan, do’a dan dukungan harus tetap diberikan kepada para atlit agar mereka dapat mengharumkan nama Sumatera Utara di kancah nasional. Good Luck in Pospenas 2010. RDP Doc.
___________________________________________________________________________________________________________
KONTINGEN MEDAN KEMBALI
Pandan, RDP : Pospedasu 2010 baru saja ditutup. Beberapa kontingen juga sudah banyak yang meninggalkan Pandan. Begitu halnya dengan kontingen Medan. Menurut official, kontingen Medan akan meninggalkan Medan jum’at (7/5) selepas ashar.

Namun, sebelum meninggalkan Pandan, sebagian atlit masih menyempatkan diri mengunjungi pantai Pandan. Ada juga yang membeli cenderamata untuk sanak keluarga maupun teman-teman yang ada di pesantren. Salah satu tokoyang paling laris dikunjungi adalah toko Pandan Carita. Cenderamata yang merupakan hasil karya yang terbuat dari bahan-bahan yang ada di laut seperti terumbu karang dan kerang menarik perhatian banyak atlit. Selain itu, harganya juga relatif murah. Hiasan-hiasan juga bagus dan cocok untuk dijadikan
kenang-kenangan yang tak ternilai. Good Bye Pandan

. RDP Doc.
salah satu tempat pemberhentian kontingen medan saat menuju pandan.
kontingen medan tiba di pandan.
latihan yang konsisten membuahkan dua emas buat nasyid medan.
supporter medan, selalu menjadi yang terbaik dalam memberika dukungan.
BIG BOSS KONTINGEN MEDAN DI POSPEDASU 2010
Pemain nasyid alternatif Medan.
Pemain takraw berpose dengan wakil bupati tapteng sebelum pertandingan.

Dokumetasi Berita Pospedasu Pandan, 2010 (Edisi7)


BERITA TERAKHIR POSPEDASU 2010

oleh Arwandi Harahap pada 06 Mei 2010 jam 8:53


Penampilan nasyid putra berhasil menyihir penonton.


NASYID SAPU BERSIH
 
Pandan, RDP : Medan masih menjaga tradisi emas di cabang nasyid. Hal itu terbukti dengan 4 emas yang diborong oleh putra putri Medan dalam qasidah rebana dan rebana alternatif pada rabu (5/5).


apresiasi anak asyid setelah meraih medali emas.

Sempat menemui kendala saat latihan, putra Medan berhasil mengalahkan Langkat dan Deli Serdang dalam pertandingan. Penampilan yang memukau dari pemain alternatif Medan serta vokal indah yang ditunjukkan Fahri              Azwar berhasil menyihir semua penonton yang hadir pada malam itu. 


Sedangkan di putri, Medan juga mendominasi. Sempat diragukan karena memainkan pemain alternatif dari putra, tim nasyid putri yang diutus dari PPMDH TPI ini berhasil menyabet dua emas langsung.

Namun, acara pembagian medali sempat terhenti akibat ulah yang dilakukan kontingen Langkat. Sampai-sampai wakil bupati Tapteng ikut turun untuk meredakan suasana. Akhirnya keadaan dapat reda setelah 20 menit lamanya. RDP Doc.
____________________________________________________________________________________________________________


SILAT SUMBANGKAN DUA EMAS

Pandan, RDP : Cabang silat ternyata masih dapat dipegang Medan. Hal ini dapat dilihat dengan dua medali emas yang diperoleh dari Awaluddin di kelas C putra dan Windi Karina di kelas E putri.

Sementara Budianto dan Suprianto hanya mampu mempersembahkan medali perak. Sedangkan 2 medali perunggu berhasil disumbangkan oleh Duma Sarah dan Wulan Sari Boang. Perolehan medali emas Medan hanya beselisih satu dengan Deli Serdang yang berhasil memborong 3 emas. RDP Doc.
_____________________________________________________________________________________________________________
CABANG PIDATO AKHIRNYA BERBICARA

Pandan, RDP : Medan akhirnya mampu berbicara di cabang pidato 3 bahasa. Tampil dengan pemain pilihan, Medan berhasil membawa pulang 2 medali emas dan 1 medali perunggu. Satu emas dipersembahkan Rahmat Ilahi dari pidato bahasa Inggris. Sementara satu emas diraih dari cabang pidato bahasa Arab putri. Sedangkan pidato bahasa Indonesia putri meraih 1 medali perak.

Masalah sempat terjadi dalam pidato bahasa Inggris. Kurang jelasnya penjelasan dari panitia tentang jadwal pertandingan membuat Rahmat Ilahi sempat terancam dicoret dari pertandingan. Namun, semuanya dapat terselesaikan setelah panitia memutuskan untuk mengakhirkan cabang pidato bahasa Inggris. RDP Doc.
____________________________________________________________________________________________________________
ATLETIK BUTUH PEMBINAAN

Pandan, RDP : Medan sepertinya tidak boleh main-main lagi di cabang atletik. Hal ini disebabkan kegagalan total yang diperoleh atlit-atlit Medan di cabang ini. Dari semua nomor, hanya satu medali yang berhasil diraih, itupun hanya perunggu dari cabang tolak peluru putra. Seharusnya Medan mencontoh Sergai yang berhasil menguasai cabang atletik. RDP Doc.
_____________________________________________________________________________________________________________

HARAPAN MEDAN PUPUS

Pandan, RDP : Harapan Medan untuk menambah medali emas pupus setelah mengalami kekalahan di tiga cabang tersisa.

keberhasilan di double event gagal diulangi di nomor beregu.

Dari cabang takraw beregu, Deli Serdang berhasil membalaskan dendam mereka di final double event dengan membungkam Medan 2-1. sebenarnya Medan mampu meraih emas. Sempat unggul 14-10 di set penentu, Rico cs mulai kehilangan konsentrasi. Hal ini membuat Deli Serdang mampu membalikkan keadaan menjadi 14-16. Hasil ini membuat Medan harus puas memperoleh medali perak. Sedangkan perunggu berhasil diraih Tanjung Balai. Sementara takraw putri hanya mampu meraih perak setelah dikalahkan Deli Serdang 0-2.


Beralih ke Volly, harapan Putri Medan untuk tampil di Pospenas pupus setelah dikalahkan Langkat 0-3. Harapan sempat terlihat saat Medan mulai mengejar di set ketiga. Namun, permainan Medan yang kurang tenang membuat peluang sering terbuang dan berujung pada kesalahan. Padahal, jka dilihat dari segi permainan, permainan Medan masih lebih bagus dari Langkat. Oleh karenanya, Medan harus puas berada di perngkat kedua dan memperoleh medali perak.

tim sepakbola medan, masih butuh pelatihan khusus.

Hasil mengecewakan juga menerpa cabang sepakbola. Penampilan menawan di babak penyisihan justru gagal ditunjukkan saat menghadapi Sergai di semifinal. Mukhtar cs bahkan tak mampu melesakkan satu gol pun ke gawang lawan. Akhirnya, Medan pun harus mengakui keunggulan lawan 0-3.

Namun, kegagalan masuk ke final justru tidak mematahkan semangat anak-anak Medan. Dalam perebutan tempat ketiga, Medan berhasil bangkit dengan mengalahkan Deli Serdang 2-0. Hasil ini memberikan hadiah hiburan bagi Medan dengan membawa pulang medali perunggu. RDP Doc. 

     

Dokumetasi Berita Pospedasu Pandan, 2010 (Edisi 6)


BERITA TERKINI POSPEDASU 2010 SELASA 4 MEI

oleh Arwandi Harahap pada 05 Mei 2010 jam 0:54 


  
Iqbal, hasil yang kurang bersih menyebabkannya harus puas mendapatkan perunggu.
Putri, kaedah tulisannya masih kurang pas.


                                                        MEDAN KUASAI SENI

Pandan, RDP : Medan kembali menuai hasil memuaskan dalam Pospedasu 2010. Rabu (4/5), cabang seni berhasil mempersembahkan 4 medali emas dan dua medali perunggu.

Annisa Nur Izzati, keseriusannya mengantarkannya ke Posenas Surabaya.
Qodri, ulangi sukses di Pospedasu 2008

Seperti yang diperkirakan, Medan masih terlalu sulit dikalahkan dalam bidang seni. Dari seni kolase, Saidul Qodri (pa) dan Annisa Nur Izzati (pi) berhasil mempersembahkan dua medali emas. Sedangkan dua emas lagi diraih oleh Jalaluddin Sayuti (pa) dan Kinanti Widya Sari (pi) dalam seni kontemporer.

Namun, hasil serupa gagal diikuti peserta dari seni kaligrafi murni. Menurunkan Iqbal (pa) dan Putri Rizki (pi), kedua pemain harus puas mendapatkan perunggu. menurut hasil penilaian, Medan menang dari segi hiasan. Akan tetapi, kaedah tulisan yang kurang tepat membuat nilai mereka berkurang.


Kinanti, karyanya masih sulit untuk ditandingi.
Jalaluddin Sayuti, kemampuannya sempat diragukan.
Dari cabang kontemporer, tim redaksi sempat dibuat kagum dengan salah satu hasil lawan. Bahkan, Medan sempat diragukan untuk menang. Namun, setelah melihat hasil akhir, Sayuti akhirya menunjukkan bahwa Medan pantas untuk menjadi yang terbaik. RDP Doc. 
__________________________________________________________________________________________________________
CATUR TAMBAH 3 EMAS
Pandan, RDP : Atlit catur menunjukan peningkatan luar biasa dalam Pospedasu kali ini. Gagal dalam Pospedasu III di Madina, Sirojul cs tak ingin mengulangi hal serupa. Tidak tanggung-tanggung. 3 emas langsung dibawa pulang.

Dari nomor individual, Komia dan Adik Sello berhasil menyumbangkan dua medali emas. Sedangkan Sirojul gagal merebut satu medali pun setelah dikalahkan pecatur dari Deli Serdang.

Satu emas lagi dipersembahkan dari nomor beregu. Trio maut Sirojul, Komia dan Adik Sello masih sulit untuk dikalahkan pecatur lainnya. Nilai akhir 4 MP membuat nama Medan kembali diunggulkan untuk kembali menjadi juarai umum. RDP Doc.
____________________________________________________________________________________________________________
MEDAN KEMBALI BERJAYA

Pandan, RDP : Tim takraw Medan akhirnya keluar sebagai juara di nomor double event setelah mengalahkan Deli Serdang melalui rubber set 2-1. Di semifinal sebelumnya, Medan berhasil mengalahkan Tanjung Balai 2-1.



Reuni yang kedua setelah babak penyisihan membuat kedua tim mengetahui sedikit kekuatan dan kelemahan lawan. Tampil ngotot untuk menang, Medan berhasil menguasai set pertama, 21-19.

Di set kedua, Deli Serdang bangkit dari kekalahannya. Saat itu juga konsentrasi duet Rico-Hasrianto mulai goyah. Hal ini langsung dimanfaatkan lawan. Medan pun menyerah 16-21.
Saat jeda berlangsung, Ust. Junaidi yang datang melihat permainan anak-anak takraw turut memberi support kepada mereka. Hasilnya, Medan brhasil unggul 11-6. namun, hasil itu tak berlangsung lama. Deli Serdang berhasil menyamakan kedudukan 11-11. 

Saat itulah permainan khas Rico muncul. Dengan tenang, Medan kembali menguasai permainan. Saat skor 14-11 untuk Medan, suporter Medan kembali meneriakkan dukungan keras untuk tim kesayangan mereka. Akhirnya, Medan menang dengan skor 15-11.

Saking gembiranya, para suporter serta official Medan berlari ke lapangan untuk merayakan kemenangan. Bahkan, Ust. Junaidi melakukan salto di tengah lapangan. Atas hasil ini, Medan kembali meraih 1 emas. RDP Doc.
_____________________________________________________________________________________________________________

Nazlan Hafizh, hanya mampu raih perak.
Kamalia, awal yang bagus untuk menjadi seorang puitisi meski hanya mendapatkan perak.
PUISI HANYA 2 PERAK

Pandan, RDP : Cabang puisi gagal memberikan hasil terbaik buat Medan. Tampil di gedung MUI, Medan hanya meraih 2 medali perak dari cabang puitisasi isi kandungan Al-Qur’an. Kedua medali tersebut dipersembahkan oleh Nazlan Hafizh (pa) dan Kamalia (pi).

Peserta Lomba cipta dan baca puisi berpose bersama Ush. Fitri (pembimbing).

Dari cabang cipta puisi, Thaiburrifqi (pa) gagal mempersembahkan medali untuk Medan. Hasil serupa juga dialami oleh Hilmi (pi). Saat ditanyakan ke dewan juri tentang kekurangan Medan, mereka menjawab bahwa kekurangan Medan terdapat di penguasaan panggung. Sedangkan vokal, menurut dewan juri sangat bagus. Hasil ini gagal mengulangi sukses di Pospedasu 2008 yang saat itu Medan berhasil meraih 2 medali emas di cabang ini. RDP Doc.
____________________________________________________________________________________________________________
VOLLY HABIS

Pandan, RDP : Harapan tim volley putra Medan untuk melaju ke semifinal pupus. Di pertandingan terakhir melawan Paluta, Medan menyerah tiga set langsung.

Sebelumnya, Medan telah mengalami dua kekalahan beruntun dari tuan rumah Tapanuli Tengah dan Langkat. Kehadiran Ust. Junaidi untuk mensupport anak-anak Medan ternyata belum cukup untuk menambah rasa percaya diri atlit volley. Harapan tinggal ditujukan kepada atlit volley putri yang berhasil melaju ke semifinal. RDP Doc.
_____________________________________________________________________________________________________________
putra Medan gagal mengikuti jejak putri Medan.
raih perak, putri Medan ke Surabaya.
PUTRI EMAS, PUTRA PERAK

Pandan, RDP : Pundi-pundi emas Medan kembali bertambah. Kali ini giliran senam santri putri yang menyumbangkan medali emas. Tim senam santri yang dipimpin oleh Izza Saumi tersebut berhasil mengalahkan Sergai dan Nias. Dalam pertandingan ini, tim senam putri Deli Serdang didiskualifikasi karena berada di luar batas yang telah ditentukan saat bermain.

Tim Senam Putra Medan.
Tim Senam Putri Medan.

Namun, hasil ini gagal diikuti oleh tim senam putra yang harus puas dengan medali perak. Sedangkan emas berhasil direbut oleh Deli Serdang. Akan tetapi, kekalahan putra Medan masih pro kontra. Dan menurut salah seorang atlit, kasus ini masih akan diusut lebih lanjut. RDP Doc.




_____________________________________________________________________________________________________________
MEDAN KE SEMIFINAL

Pandan, RDP : Medan memastikan satu tiket di semifinal sepakbola, kendati dikalahkan Padang Lawas Utara 1-2.

Pertandingan yang sebenarnya tinggal menentukan juara grup ini tidak terlalu dianggap serius oleh Medan. Pelatih lebih banyak mengistirahatkan sebagian pilar utamanya untuk menghadapi semifinal nanti. Hal ini menyebabkan kurangnya penyerangan yang dilakukan Medan. Bagi Paluta, kemenangan ini mengantarkan mereka sebagai juara grup A dengan nilai 9. Medan menyusul di posisi runner up dengan nilai 6. RDP Doc.

Senin, 13 Juni 2011

Dokumentasi Berita Pospedasu Pandan, 2010 (edisi 5)


BERITA TERKINI POSPEDASU 2010 SELASA 4 MEI

oleh Arwandi Harahap pada 04 Mei 2010 jam 0:47     



Rico, bawa Medan ke semifinal double event.


RICO CS KE SEMIFINAL

Pandan, RDP : Tim takraw putra pastikan satu tempat di semifinal pada kelompok double event setelah mengalahkan Deli Serdang dengan skor 2-0. hasil ini juga menempatkan Medan sebagai juara pool B. selanjutnya, Medan akan menantang Tanjung Balai, selasa (4/5).

Pertandingan antara Medan dan Deli Serdang dapat dikatakan pertandingan klasik antara pesantren Ar-Raudhatul Hasanah dan pesantren Darul Arafah. Tampil dengan kekuatan penuh, kedua tim sama-sama menunjukkan tajinya. Ketatnya pertahanan Deli Serdang membuat serangan Rico dan Hasrianto sering dipatahkan. Skor kedua tim yang selalu beda tipis membuat atmosfer pertandingan semakin memanas. Namun, Medan berhasil menguasai set pertama, 21-19.

Di set kedua, permainan tidak mengendur sedikit pun. Bahkan Deli Serdang semakin ngotot untuk mencuri angka. Para supporter Medan mulai cemas saat Deli Serdang unggul 20-19. namun, di menit-menit terakhir, Rico kembali menunjukkan ciri khas permainannya. Skor pu berubah 22-20 untuk kemenangan Medan. Sebelumnya, Medan berhasil menaklukkan Langkat, Tapsel dan Sergai dalam kurun waktu 4 jam masing-masing dengan skor 2-0, 2-0, dan 2-1.
Di pertandingan lain, tim takraw putri Medan gagal menyamai permainan putra. Juga dengan lawan yang sama, putri Medan menyerah, 1-2. hasil ini menyebabkan Medan hanya meraih perunggu dalam kelompok double event. Sedangkan Deli Serdang berhak atas medali emas setelah mengalahkan tuan rumah Tapteng di pertandingan sebelumnya. Tapteng yang mengalahkan Medan keluar sebagai runner up dan berhak atas medali perak. RDP Doc.
_____________________________________________________________________________________________________________

skuad Medan saat melawan Tapanuli Selatan
SEPAKBOLA HAMPIR PASTI

Pandan, RDP : Tim sepakbola kembali menuai hasil yang memuaskan. Tampil dengan iringan teriknya matahari, Medan berhasil menjinakkan Tapanuli Selatan dengan skor 3-1. hasil ini membuat mereka tinggal selangkah lagi menuju semifinal. 

Tampil dengan komposisi yang tak jauh berbeda dari sebelumnya, Medan langsung tampil menyerang. Baru lima menit, gawang Tapsel sudah bergetar setelah tendangan Mukhtar mengenai punggung salah seorang bek Tapsel. 

Namun, keunggulan satu gol tersebut tidak bertahan lama. Selang lima menit kemudian, Tapsel berhasil menyamakan kedudukan. Bola tinggi yang diberikan Fuad tidak mempu diantisipasi oleh Dadang. Skor imbang 1-1.

kondisi lapangan yang tergenang air membuat permainan sedikit terganggu.

Tapi bukan Medan namanya kalau mudah menyerah. Kebobolan satu gol justru meningkatkan serangan mereka. Di menit ke 25, Medan kembali unggul 2-1. kali ini giliran Akmal yang menaklukkan kipper Tapsel. Dua menit sebelum jeda, Mukhtar kembali manambah keunggulan Medan menjadi 3-1.

Di babak kedua, permainan kedua tim sedikit mengendur. Faktor lapangan yang tergenang air akibat hujan membuat permainan kedua tim lambat. Selanjutnya, Medan akan menghadapi Deli Serdang untuk memastikan juara grup. RDP Doc.

_____________________________________________________________________________________________________________
atlit renang, berhasil harumkan nama Medan.
4 EMAS PERTAMA BUAT MEDAN

Pandan, RDP : Cabang renang menjadi penyumbang emas pertama buat kontingen Medan. Tampil di empat nomor, alit renang Medan berhasil menguasai keseluruhannya. Dalam cabang renang ini, Medan berhasil mendapatkan 4 emas, 3 perak,dan 2 perunggu.

Hanafi Aziz menjadi penyumbang emas terbanyak dengan dua emas setelah merajai nomor 100 m dan 50 m. Ihsan berhasil memperoleh 1 emas dan 2 perak di tiga nomorberbeda. Jundurrahman yang kepiawaiannya dalam renang sering dielu-elukan banyak asatidz memperoleh 1 emas dan 1 perunggu. Sedangkan Gilang hanya mendapatkan 1 perak dan 1 perunggu.

bupati (pinggir sebelah kiri) pun ikut berlomba.

Cabang renang ini berhasil didominasi oleh Medan. Hasil itu membuat penonton terpana dan kagum melihat pestasi anak-anak Medan. Bahkan, bupati sampai ikut terjun dalam untuk menguji kemampuan anak Medan. Tak disangka-sangka, bapak bupati Tapteng, Tuani Lumban Tobing mempunyai skill yang bagus dalam renang. Terbukti semua peserta tertinggal jauh dari beliau. Berkat hasil ini, Medan memimpin peroleha medali sementara dengan 4 emas. RDP Doc.
_____________________________________________________________________________
putri medan, bangkit dari kekalahan

PUTRI MEDAN BANGKIT


Pandan, RDP : Tim volly putri berhasil bangkit dari kekalahan pertama mereka. Menghadapi Deli Serdang, Medan unggul 4-1.

Tidak ingin hasil sebelumnya terulang, Medan membuat strategi baru. Trik panas yang menyengat merupakan salah satu faktor penyebab hilangnya konsentrasi Medan saat melakoni laga pertama melawan Langkat. Terbukti strategi ini berhasil. Kali giliran lawan yang terengah-engah menghadapi Medan. 

Kemenangan atas Deli Serdang membuat kans mereka meraih emas semakin terbuka lebar. Saat berita ini turun, tim volly putra sedang malangsungkan pertandingan. RDP Doc.
_____________________________________________________________________________________________________________
kostum baru untuk pospedasu 2010

RAIWA NASYID COBA KOSTUM BARU

Pandan, RDP : Kabar gembira terdengar dari Raiwa Nasyid. Menghadapi pertandingan yang akan berlangsung rabu (5/5), para pemain nasyid mulai mencoba kostum baru mereka. Percobaan kostum ini, menurut ustadzah Khalidah selaku pembimbing, adalah untuk mengecek cocok atau tidaknya kostum tersebut untuk setiap orang. Sebab, ukuran kostum bervariatif. Selain itu, ush. Khalidah juga memberikan suplemen untuk seluruh anggota Raiwa Nasyid agar stamina tubuhtetap terjaga. RDP Doc.